Usaha yang kita lakukan jikalaupun gagal pasti akan memberikan hasil positif bagi diri kita. Seperti contoh jika anda gagal dalam melakukan Bisnis Online atau Usaha di Internet maka anda secara tidak langsung menemukan kegagalan dan apa penyebabnya yang dapat anda perhatikan dan anda teliti.
Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, كَتَبَ اللَّهُ مَقَادِيرَ الْخَلاَئِقِ قَبْلَ أَنْ يَخْلُقَ السَّمَوَاتِ وَالأَرْضَ بِخَمْسِينَ أَلْفَ سَنَةٍ " Allah telah mencatat takdir setiap makhluk sebelum 50.000 tahun sebelum penciptaan langit dan bumi ." (HR. Muslim no. 2653, dari 'Abdullah bin 'Amr bin Al 'Ash) Dalam hadits lainnya disebutkan,
Sebagian orang mendapatkan rezeki melimpah dalam hidupnya, tapi tidak jarang pula rezeki tersebut akan kembali ke Allah SWT. Pada dasarnya, semua itu hanyalah titipan dari Allah dan kita diharuskan untuk mengusahakan rezeki dengan ikhtiar dan tawakal.
Usaha atau pekerjaan bisa ditiru, tapi rejeki tidak bisa ditiru. Mendirikan usaha ataupun bekerja adalah bentuk ikhtiar kita, sedang rejeki adalah wilayah-Nya. Ada kadarnya tersendiri, Allah telah menetapkannya untuk kita dan yang pasti rejeki kita tak sama walau usaha atau pekerjaan kita sama.
Jangan takut tidak kebagiaan rezeki, walau kini usaha yang kamu geluti banyak meniru, karena Allah tidak pernah salah dalam menakar rezeki setiap hamba-Nya.
waVCs.
usaha boleh sama tapi rezeki tidak